<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>sedang belajar...</title>
	<atom:link href="http://anggitbudiluhur.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Jun 2011 14:55:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anggitbudiluhur.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0ca7a344c324c5f6f6a045a6fd60631a?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>sedang belajar...</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anggitbudiluhur.wordpress.com/osd.xml" title="sedang belajar..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Marhaban ya Ramadahan</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/06/30/marhaban-ya-ramadahan/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/06/30/marhaban-ya-ramadahan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jun 2011 14:45:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=385</guid>
		<description><![CDATA[Ya Allah&#8230;pertemukan hambaMu ini dengan bulan yang penuh berkah, bulan Ramadhan tahun ini ya Allah. Aku sangat berharap ya Allah&#8230;kabulkan doa hambamu ini ya Allah&#8230;amieen.. *tidak bermaksud riya, sekedar ingin ikut mengingatkan saudara pembaca bahwa hari esok adalah misteri yang hanya Allah subhanahuwata&#8217;ala mengetahui takdir kita. Selalulah berniat, berharap, berdoalah serta berikhtiar untuk kebaikan dunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=385&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Allah&#8230;pertemukan hambaMu ini dengan bulan yang penuh berkah, bulan Ramadhan tahun ini ya Allah. Aku sangat berharap ya Allah&#8230;kabulkan doa hambamu ini ya Allah&#8230;amieen..<a href="http://anggitbudiluhur.files.wordpress.com/2011/06/ramadan_1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-389" title="Ramadan_1" src="http://anggitbudiluhur.files.wordpress.com/2011/06/ramadan_1.jpg?w=570" alt=""   /></a></p>
<p>*tidak bermaksud riya, sekedar ingin ikut mengingatkan saudara pembaca bahwa hari esok adalah misteri yang hanya Allah subhanahuwata&#8217;ala mengetahui takdir kita. Selalulah berniat, berharap, berdoalah serta berikhtiar untuk kebaikan dunia akhirat. Ayo saudaraku kita lebih mendekatkan diri pada Allah pada Ramadhan tahun ini, agar terbuka pintu rahmat-Nya&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/385/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=385&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/06/30/marhaban-ya-ramadahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggitbudiluhur.files.wordpress.com/2011/06/ramadan_1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ramadan_1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa yang ingin kau cari&#8230;</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/03/30/repost/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/03/30/repost/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 07:57:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Maaf kali ini saya kembali memosting ulang tulisan di blog lain (sumber tertulis dibawah) untuk menambah ilmu kita sebelum menempuh level kehidupan selanjutnya.  Semoga saya dan pembaca dapat  dipertemukan dengan jodohnya dalam waktu dekat oleh Allah subhanahu wata&#8217;ala&#8230;amiin. Judul Asli: Wanita seperti apa yang kau cari Akhi ? Untuk segala sesuatu, Allah telah menciptakan berpasang-pasangan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=366&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf kali ini saya kembali memosting ulang tulisan di blog lain (sumber tertulis dibawah) untuk menambah ilmu kita sebelum menempuh level kehidupan selanjutnya.  Semoga saya dan pembaca dapat  dipertemukan dengan jodohnya dalam waktu dekat oleh Allah subhanahu wata&#8217;ala&#8230;amiin.</p>
<p>Judul Asli:<a href="http://kajianpranikah.blogspot.com/2009/07/wanita-seperti-apa-yang-kau-cari-akhi.html"> Wanita seperti apa yang kau cari Akhi ?</a></p>
<p>Untuk segala sesuatu, Allah telah menciptakan berpasang-pasangan.  Tumbuhan, pepohonan, bunga-bunga, Allah ciptakan dengan keserasian dan  keseimbangan. Binatang-binatang memiliki pasangan dari jenisnya, dimana  mereka bisa saling melengkapi satu dengan yang lainnya dan bisa  mengembangbiak kan keturunan.</p>
<p>Demikian pula manusia, Allah menciptakan manusia dengan bentuk yang  sangat indah, dan untuk mereka Allah ciptakan pasangannya. Secara  naluriah, manusia akan memiliki ketertarikan kepada lawan jenis. Ada  sesuatu yang amat kuat menarik, sehingga laki-laki dengan dorongan  naluriah dan fitrahnya mendekati perempuan. Sebaliknya dengan perasaan  dan kecenderungan alamiyahnya perempuan merasakan kesenangan tatkala  didekati laki-laki.</p>
<p>Allah SWT berfirman, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan  pada apa-apa yang diinginkan, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta  yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang  ternak dan sawah ladang” (QS. Ali Imran: 14).<br />
Untuk merealisasikan ketertarikan tersebut menjadi sebuah hubungan yang  benar dan manusiawi, Islam datang dengan membawa ajaran pernikahan.  Sebuah ajaran suci yang menampik kehidupan membujang di satu sisi, namun  juga menampik kebebasan interaksi laki-laki dan perempuan di sisi yang  lain. Nikah adalah jalan tengah yang membentang antara dua ekstrem  tersebut.<span id="more-366"></span><br />
Pernikahan akan bernilai dakwah apabila dilaksanakan sesuai dengan  tuntunan Islam dan menimbang berbagai kemaslahatan dakwah dalam setiap  langkahnya. Dalam memilih jodoh, pikirkan kriteria pasangan hidup yang  bernilai optimal bagi dakwah. Dalam menentukan calon jodoh tersebut,  dipertimbangkan juga kemaslahatan secara luas. Selain kriteria umum  sebagaimana tuntunan fikih Islam, pertimbangan lainnya adalah: apakah  pemilihan jodoh ini memiliki implikasi kemaslahatan yang optimal bagi  dakwah, ataukah sekedar mendapatkan kemaslahatan bagi dirinya? Walaupun  dalam hadits Rasulullah SAW jelas disebutkan bahwa dalam memilih istri  hendaknya mengutamakan akhlak dan agamanya, namun kenyataannya sekarang  banyak ikhwan yang lebih mendahulukan kecantikan dibanding agama. Apakah  memilih wanita cantik dilarang? Tidak. Itu juga sah-sah saja.</p>
<p>Namun hendaknya kriteria cantik ini tidak membuat kita lupa akan kriteria akhlak dan agamanya.<br />
Mari saya beri contoh berikut. Diantara sekian banyak wanita muslimah  yang telah memasuki usia siap nikah, mereka berbeda-beda jumlah bilangan  usianya yang oleh karena itu berbeda pula dengan tingkat kemendesakan  untuk menikah. Beberapa orang bahkan sudah mencapai 35 tahun, sebagian  yang lain antara 30 hingga 35 tahun, sebagian usia berusia 25 hingga 30  tahun, dan yang lainnya dibawah 25 tahun. Mereka ini siap menikah, siap  menjalankan fungsi dan peran sebagai ibu di rumah tangga.</p>
<p>Anda adalah laki-laki muslim yang telah berniat melaksanakan pernikahan.  Usia anda 25 tahun. Anda dihadapkan pada realitas bahwa wanita muslimah  yang sesuai kriteria fikih Islam untuk anda nikahi ada sekian banyak  jumlahnya. Maka siapakah yang akan anda pilih, dan dengan pertimbangan  apa anda memilih?<br />
Ternyata anda memilih si A, karena ia memenuhi kriteria kebaikan agama,  cantik, menarik, pandai dan usia masih muda 20 tahun atau bahkan kurang  dari itu. Apakah pilihan anda ini salah? Demi Allah, pilihan anda ini  tidak salah! Anda telah memilih calon istri dengan benar karena  berdasarkan kriteria kebaikan agama, dan memenuhi sunnah kenabian.  Bukankah Rasullah saw bertanya kepada Jabir ra:<br />
“Mengapa tidak (menikah) dengan seorang gadis yang bisa engkau cumbu dan  bisa mencumbuimu?” (Riwayat Bukhari dan Muslim). Dan inilah jawaban  dakwah seorang Jabir ra: “Wahai Rasullah, saya memiliki saudara-saudara  perempuan yang berjiwa keras, saya tidak mau membawa yang keras juga  kepada mereka. Janda ini saya harapkan mampu menyelesaikan persoalan  tersebut”, kata Jabir, “Benar katamu”, jawab Rasullah.<br />
Jabir tidak hanya berpikir untuk kesenangan dirinya sendiri. Ia bisa  memilih seorang gadis perawan yang cantik dan muda belia. Namun ia  memiliki kepekaan dakwah yang amat tinggi. Kemaslahatan menikahi janda  tersebut lebih tinggi dalam pandangan Jabir, dibandingkan dengan apabila  menikahi gadis perawan.</p>
<p>Nah, apabila semua laki-laki muslim berpikiran dan menentukan calon  istrinya harus memiliki kecantikan ideal, berkulit putih, usia lima  tahun lebih muda dari dirinya, maka siapakah yang akan datang melamar  para wanita muslimah yang usianya diatas 25 tahun, atau diatas 30 tahun,  atau bahkan diatas 35 tahun?<br />
Cantik Tapi…<br />
Sebagaimana yang sudah kita dengar dan baca, bahwa di dunia ini tidak  ada manusia yang sempurna. Terlebih lagi wanita yang telah Allah  ciptakan dalam keadaan bengkok. Secara kodrat, mereka lebih banyak  kekurangan dan kelemahan dibandingkan pria, sebagaimana sabda Rasullah,  “…Tidaklah aku melihat orang yang kurang akal dan kurang agama lagi  potensial melemahkan laki-laki yang kuat selain salah seorang dari  kalian (para wanita)…” (Riwayat Bukhari dan Muslim)<br />
Hal demikian menuntut para lelaki untuk lebih banyak mengerti wanita,  juga lebih bisa memahami kekurangan mereka. Menyangkut kekurangan ini,  bukanlah hal yang aneh bila ada wanita yang secara fisik cantik tapi  pemboros, atau abid (ahli ibadah) tapi tak bisa memasak, atau ahli  memasak tapi pencemburu berat, dan lainnya. Yang demikian itu adalah  biasa. Hampir terjadi dan ada pada setiap wanita.</p>
<p>Bagi anda para bujangan, wanita mana yang akan kau pilih, semua  tergantung pada anda. Pada dasarnya ini menyangkut kriteria utama anda  yang anda tetapkan dan kekurangan-kekurangan yang masih bisa anda  toleransi. Tentunya setiap ikhwan berbeda-beda satu ikhwan mungkin  menjadikan kecantikan sebagai standar utama, tak peduli bisa masak atau  tidak, sementara ikhwan lain mugkin lebih mengutamksn ibadahnya dan tak  peduli kekurangan–kekurangan yang lainnya, dan seterusnya. Yang jelas  tak ada wanita di dunia ini yang sempurna seratus persen. Pasti ada saja  kekurangannya. Ini hal pertama yang hendaknya dipahami betul.<br />
Kalau Bisa Seperti Nabi…<br />
Kalau kita sedikit menengok sejarah nabi, bagaimana beliau memperistri  wanita atau kriteria wanita atau kriteria yang ditetapkan oleh beliau  bagi wanita yang menjadi isterinya, maka akan kita dapati nabi lebih  mengutamakan agama dan akhlaknya dibanding fisiknya. Itupun masih  didasari pada manfaaat dan madharatnya bagi perkembangan Islam. Itulah  mengapa Rasulullah hanya menikahi satu wanita yang masih perawan, yaitu  Aisyah ra. Sedangkan yang lainnya para janda yang pada umumnya sudah  tua. Pelajaran yang bisa kita ambil dari pernikahan Rasulullah ini,  bahwa agama hendaknya dijadikan patokan utama dalam memilih seorang  wanita, agar nantinya rumah tangga bahagia dunia dan akhirat.</p>
<p>Bagi para Akhwat yang belum memiliki suami, semestinya anda terus  menggali potensi untuk meningkatkan kualitas diri. Adapun tuntunan dari  Rasulullah agar menjadi seorang wanita pilihan:<br />
1. Taat<br />
Seorang gadis yang biasanya taat kepada orang tua, akan mudah taat pada suami ketika menikah nanti.<br />
2. Enak Dipandang<br />
Tidak harus cantik, dengan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya seorang wanita akan membuat senang suaminya.<br />
3. Cinta dan Pasrah<br />
Seorang pria tentu berharap mendapat seorang istri yang mampu mencintai  sepenuh hati dan bersikap pasrah. Wanita yang dalam berbuat dan  bertingkah laku selalu berupaya menyenangkan suami dam menjauhi hal-hal  yang mendatang kebenciannya.<br />
4. Suka membantu<br />
Wanita shalihah adalah yang selalu mengajak suaminya pada kebaikan agama  dan dunianya. Bukannya memberatkan, namun justru mengingatkan suami  untuk selalu berlaku taat pada Allah SWT, serta memberikan saran dan  pendapat demi kemajuan sang suami.<br />
Walaupun kita tidak mendapatkan pasangan ketika di dunia, tetapi kalau  kita ahli ibadah Insya Allah akan mendapatkan pasangan ketika di akhirat  kelak. Amien… []</p>
<p>dipostkan di grup FB oleh : Yanti Mardiana Halim</p>
<p>Di repost bulat-bulat dari <a href="http://kajianpranikah.blogspot.com/2009/07/wanita-seperti-apa-yang-kau-cari-akhi.html">http://kajianpranikah.blogspot.com/2009/07/wanita-seperti-apa-yang-kau-cari-akhi.html</a> akses pada 30 Maret 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/366/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=366&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/03/30/repost/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Analogi Pemilik dan penjaga</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/03/28/analogi-pemilik-dan-penjaga/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/03/28/analogi-pemilik-dan-penjaga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 07:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah analogi… Ada seseorang yang suatu hari diberi amanah untuk menjaga sebuah rumah mewah. Sang pemilik memberikan kepercayaan kepada penjaga tersebut untuk merawat, menjaga dengan menempatinya selama sang pemilik pergi. Penjaga tersebut seketika itu mampu merasakan berbagai kenikmatan fasilitas yang ada di rumah mewah tersebut. Rumah tersebut memang dilengkapi berbagai fasilitas yang belum pernah dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=348&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah analogi… Ada seseorang yang suatu hari diberi amanah untuk menjaga sebuah rumah mewah.  Sang pemilik memberikan kepercayaan kepada penjaga tersebut untuk merawat, menjaga dengan menempatinya selama sang pemilik pergi.   Penjaga tersebut seketika itu mampu merasakan berbagai kenikmatan fasilitas yang ada di rumah mewah tersebut. Rumah tersebut memang dilengkapi berbagai fasilitas yang belum pernah dia  nikmati ataupun rasakan sebelumnya.  “sunggguh luar biasa”pikirnya “aku menjadi raja dirumah ini”.<span id="more-348"></span></p>
<p>Waktu terus bergulir, dan ternyata sang pemilik memiliki keperluan yang lebih lama dari perkiraannya. Dan kebetulan dia memang memiliki beberapa rumah ditempat lain. Penjaga tersebut pada akhirnya menempati rumah itu karena terlalu repot bolak-balik ke gubugnya. Bulan berganti bulan hingga setelah bertahun-tahun ternyata sang pemilik memutuskan untuk tidak kembali ke rumah tersebut. Penjaga itupun menjadi sangat nyaman dan sudah merasa rumah tersebut bagian dari miliknya.  Dan diapun kini memiliki rasa enggan untuk kembali ke gubug reyotnya.</p>
<p><a href="http://anggitbudiluhur.files.wordpress.com/2011/03/harta-tahta.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-352" title="harta-tahta" src="http://anggitbudiluhur.files.wordpress.com/2011/03/harta-tahta.jpg?w=570" alt=""   /></a></p>
<p>Dalam kondisi tersebut tersebut tentu ia akan disebut tidak waras apabila dia mengaku-ngaku bahwa dialah pemilik, rumah itu, meskipun dia telah bertahun-tahun menempatinya serta leluasa menggunakan seluruh fasilitasnya.</p>
<p>Harta, pekerjaan. keluarga kita, orang-orang yang kita kasihi pada kenyataannya bukanlah milik kita.  Kita memasuki dunia ini tanpa kekuatan atau kemampuan apapun.  Bertahun tahun kita menjalani usia kita dengan merasakan nikmat yang  Allah Subhanahuwata’ala berikan.  Karena terlalu banyak kenikmatan yang anuegerahkan-Nya pada kita maka kita cenderung menganggap kenikmatan-kenikmatan tersebut adalah hal yang biasa.  Dan lebih parahnya lagi kita menganggap bahwa “fasilitas” yang diamanahkan kepada kita baik harta, keluarga, maupun orang-orang terkasih adalah milik kita dengan meniadakan Allah subhanahuwata&#8217;ala sebagai Pemiliknya.</p>
<p>Dapat saja kita mengatakan bahwa orang yang mengaku-ngaku bahwa  ”fasilitas ” dan kenikmatan yang digunakannya adalah miliknya mutlak pantas disebut orang yang tidak waras. Karena dia  meniadakan pemilik yang sebenarnya. Dialah Allah Subhanahu wata’ala. Rabbul-alamin (Pemilik dan Penguasa atas segala sesuatu). Wallahu a&#8217;lam . (Abel)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/348/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=348&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/03/28/analogi-pemilik-dan-penjaga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggitbudiluhur.files.wordpress.com/2011/03/harta-tahta.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">harta-tahta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat ulang tahun</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/02/20/kisah-wagu-di-hari-minggu/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/02/20/kisah-wagu-di-hari-minggu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 15:43:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=329</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu hari&#8230;. Beberapa jam lagi 20 Februari berakhir. Waktu menunjukkan pukul 20.57 ketika keadaan di luar masih gerimis. Hari ini umurku telah berkurang satu tahun..ya berkurang 1 tahun atau lebih tepatnya aku berulang tahun&#8230;alhamdulillah aku masih diberi banyak kenikmatan meskipun terkadang aku kurang menyadarinya (maafkan aku ya Rabb). Pada dasarnya aku ga suka dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=329&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu hari&#8230;.</p>
<p>Beberapa jam lagi 20 Februari berakhir.  Waktu menunjukkan pukul 20.57 ketika keadaan di luar masih gerimis. Hari ini umurku telah berkurang satu tahun..ya berkurang 1 tahun atau lebih tepatnya aku berulang tahun&#8230;alhamdulillah aku masih diberi banyak kenikmatan meskipun terkadang aku kurang menyadarinya (maafkan aku ya Rabb).</p>
<p>Pada dasarnya aku ga suka dengan “perayaan” hari kelahiranku, tapi saat ini aku menertawai diriku sendiri karena ternyata ga ada yang ingat ulang tahunku..ha..ha..ha&#8230;(ga penting padahal he..he..).  Bahkan keluargaku sendiri.</p>
<p>Hingga malam hari aku sedikit berharap ada yang ingat, ternyata tidak ada sama sekali.  Aku merasa sedikit merasa sedikit kesepian.   Dengan terpaksa pada akhirnya aku bilang ke Laras (adiku)  “<em>masa ra ngucapna selamat ulangtahun sih..ha..ha..</em>”aku bilang ke Laras karena besok giliran dia yang ulang tahun. “<em>oiya mas..ha..ha..ha..selamat ya..klalen</em>” Laras merespon omonganku sambil tertawa.  Ibuku yang mendengar guyon kami langsung tertawa terpingkal-pingkal dan langsung mengucapkan “<em>selamat ulang tahun ya..ora penting sih, dadi kelalen</em>”Ibuku menyelamatiku sambil tertawa. Suasanapun menjadi hanga<span id="more-329"></span>Kupikir, terkadang kita perlu mengucapkan selamat pada hal-hal yang sangat personal baik itu peraihan prestasi seseorang, selamat karena mendapat kebahagiaan bahkan bila perlu mengucapkan selamat ulang tahun sebagai bentuk perhatian kita kepada seseorang tersebut.  Ucapan selamat mampu memberikan penguatan psikologis dan mampu mengikat secara emosional dengan kata lain mengindikasikan kepedulian dan kedekatan seseorang dengan orang lain.  (secara umum, bukan tentang kisah wagu-ku he..he..).</p>
<p>Saya pribadi bisa merasakan ketika kawan atau rekan kantor mengucapkan selamat atau ucapan terimakasih atau bahkan ucapan simpati misalnya, maka saya akan merasakan bahwa dia mengakui secara individu keberadaan kita.  Dengan pengalaman tersebut saya mendapat pelajaran berharga untuk memperhatikan hal-hal yang sangat bersifat personal pada orang-orang yang berinteraksi dengan saya.</p>
<p>Saya pun kembali teringat akan materi psikologi semasa kuliah beberapa tahun lalu. Bahwa manusia memiliki beberapa kebutuhan (Teori Kebutuhan Maslow), diantaranya:</p>
<ol>
<li>Kebutuhan Dasar Psikologi</li>
<li>Kebutuhan Rasa Aman</li>
<li>Kebutuhan Pengakuan dan Kasih Sayang</li>
<li>Kebutuhan Penghargaan</li>
<li>Kebutuhan Kognitif</li>
<li>Kebutuhan Aktualisasi Diri</li>
</ol>
<p>Dengan mengetahui teori mengenai psikologi dasar kebutuhan seorang manusia tersebut setidaknya kita akan lebih bisa memahami orang lain dan diharapkan lebih dapat bijaksana dalam interaksi sosial kita.</p>
<p>Pengalaman dan pengetahuan inipun ingin saya aplikasikan dalam proses belajar mengajar.  Saya sebagai guru perlu memiliki kedekatan emosional dengan siswa sebagai pebelajar.   Banyak cerita mengenai ketidakmampuan siswa menyerap pelajaran hanya dikarenakan subjektifitas negatif siswa terhadap gurunya. Antipati siswa kepada guru yang mungkin disebabkan tindakan kurang simpatik guru maupun teknik mengajar yang kurang tepat ternyata mampu mengurangi daya terima siswa terhadap materi yang disampaikan. (berdasarkan pengalaman bukan dari penelitian, maaf saja bila kurang valid) .  Dan pada dasarnya hal tersebut karena guru kurang memperhatikan kebutuhan dasar siswa sebagai manusia.  Meskipun daya serap materi pun dipengaruhi oleh kemampuan kognitif siswa, faktor lingkungan dan lain-lain.  Namun penguatan secara psikologi dengan memperhatikan kebutuhan dasar manusia tetap harus diperhatikan. (Abel)</p>
<p>*Catatan:</p>
<p>Hingga tulisan ini diposting di Nyangkol Net pukul 22.45 WIB,  Suryadi Indrasta (Kasur) teman Mapala Greencore Unsoed yang  merespon ultahku di Facebook&#8230;ha..ha..ha..maturnuwun Pak De Kasur</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/329/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=329&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/02/20/kisah-wagu-di-hari-minggu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LIVE IS AN ADVENTURE</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/01/21/live-is-an-adventure/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/01/21/live-is-an-adventure/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2011 15:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=325&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/01/21/live-is-an-adventure/"><img src="http://img.youtube.com/vi/qekZeTtjXxM/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/325/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=325&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2011/01/21/live-is-an-adventure/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Liburaaaaaaaan&#8230;suka cita&#8230;.</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/21/liburaaaaaaaan/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/21/liburaaaaaaaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2010 00:47:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah liburan telah tiba..ha..ha.ha&#8230;sejenak pikiran bebas lepas. Liburan sekolah berlangsung hingga 3 Januari tahun depan (mantaaaap). Beberapa rencana sudah disusun. manfaatkan liburan untuk keluar dari rutinitas dan maksimalkan waktu sebaik mungkin. Susun rencana liburan sebaik mungkin.  Beberapa agenda sudah dipersiapkan: 1. Rencana pertama adalah &#8220;tanpa rencana&#8221; he..he..he..nikmati liburan dengan tanpa membebani pikiran. Santai , mengembalikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=277&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah liburan telah tiba..ha..ha.ha&#8230;sejenak pikiran bebas lepas.  Liburan sekolah berlangsung hingga 3 Januari tahun depan (mantaaaap). Beberapa rencana sudah disusun.  manfaatkan liburan untuk keluar dari rutinitas dan maksimalkan waktu sebaik mungkin.  Susun rencana liburan sebaik mungkin.  Beberapa agenda sudah dipersiapkan:</p>
<p>1.  Rencana pertama adalah &#8220;tanpa rencana&#8221;  he..he..he..nikmati liburan dengan tanpa membebani pikiran.  Santai , mengembalikan kepenatan rutinitas dengan aktivitas insidental.  Pengen bersih-bersih kamar, rumah, nyuci baju, baca buku, masak-masak, ngopi, berkelakar dengan sahabat, pesbukan,  bertaman apapun yang bikin nyaman suasana. he..he..he..mantap.</p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p>2. Mulai aktif <em>blogging</em> &#8216;n <em>blogwalking </em>lagi. <span id="more-277"></span>Dah lama ga punya hasrat <em>blogging</em>.  Tambah wawasan.  Terimakasih tuk sahabat  yang pernah memotivasiku..he.he..he..</p>
<p>3. Mulai baca-baca referensi dan nyususun proposal Penelitian Tindakan Kelas Ibuku (nikmati saja).  Ibu sudah lama bingung bila menghadapi skripsi. Padahal belum dihadapi&#8230;</p>
<p>4. Mempersiapkan Agenda FPTI menghadapi Sirkuit Panjat Tebing seKarisidenan Pekalongan.  periode ini diselenggarn Pengurus Cabang Kota Tegal (kabupaten kapan ya???padahal <em>Climbing Wall</em> di GTS-Gor Tri Sanja-belum jadi. masih dalam proses penyususunan pengganggaran kata orang Bapedda).  Ayo kawan-kawan koordinasi dong antar club.</p>
<p>5. Agendakan akhir minggu ini Pendas (pendidikan Dasar Kepencitaalaman) Pasma SMAN 1 Slawi).  Siapkan materi yang akan disampaiakn  Angkatan ini perlu banyak dorongan motivasi.  Dari tahun ketahun kok malah turun ya kuantitasnya.  Semangat ade-ade!!!!!&#8230;.</p>
<p>6. Persiapan Musyawarah Olah Raga Kabupaten (Musorkab) KONI.  Rencananya digelar pekan terakhir tahun ini.  Ganti pengurus moga kebijakan semakin kearah yang lebih baik.</p>
<p>7. Minggu depan mulai nyusun administrasi kependidikan.  Persiapan akreditasi sekolah..</p>
<p>8. Nah inilah yang harus jadi fokus perhatianku saat ini.  Mulai menata hati, menambah ilmu, mempersiapkan mental, memperbaiki komunikasi, &#8216;n mengatur jadwal for  <em>the next step&#8230;</em>he..he..he..</p>
<p>Semua itu hanya rencana. Allah subhanahuwata&#8217;ala yang menentukan hasilnya.  Saatnya nikmati liburan&#8230;&#8230;&#8230;<em>have a nice holiday guys. (</em>Abel<em>)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/277/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=277&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/21/liburaaaaaaaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Meminjam istilah kegagalan adalah investasi</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/20/kegagalan-adalah-investasi/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/20/kegagalan-adalah-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2010 07:38:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya mendapat pelajaran berharga tentang menggambil hikmah dari kegagalan. Saya gagal memberikan pelayanan terbaik sebagai seorang pendidik ketika memberikan hasil evaluasi belajar siswa (dalam konteks instrospeksi bukan menyesali apa yang telah terjadi).   Mungkin sepintas terlihat normal dan biasa saja. Tapi saya benar-benar merasakan kegagalan dalam mengatur waktu sehingga berimbas pada hasil yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=257&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini saya mendapat pelajaran berharga tentang menggambil hikmah dari kegagalan.  Saya gagal memberikan pelayanan terbaik sebagai seorang pendidik ketika memberikan hasil evaluasi belajar siswa (<strong>dalam konteks instrospeksi bukan menyesali apa yang telah terjadi</strong>).   Mungkin sepintas terlihat normal dan biasa saja.  Tapi saya benar-benar merasakan kegagalan dalam mengatur waktu sehingga berimbas pada hasil yang kurang maksimal.  Semester ini merupakan masa adaptasi dan proses belajar banyak hal.</p>
<p>Catatan pertama yaitu tanggung jawab saya sebagai wali kelas yang pada dasarnya berperan sebagai orangtua siswa di sekolah. Bertanggung jawab untuk mengenal lebih dekat dengan siswa.  Bertanggung jawab untuk setidaknya memahami persoalan siswa yang melatarbelakangi berbagai persoalan kesiswaan.  <span id="more-257"></span> Saya merasa gagal mengenal mereka sejak awal semester.  Hal ini terlihat ketika saya baru sadar ternyata siswa perwalian  banyak bermasalah mengenai kehadirannya. Ketidakhadiran siswa dalam proses belajar mengajar beberapa anak  mencapai  angka belasan hari bahkan ada satu anak yang pernah tidak hadir hingga 23 hari dalam satu semester tanpa keterangan. Ironisnya hal tersebut baru diketahui sehari sebelum hasil belajar /rapot mereka akan diserahkan kepada orang tua masing-masing.  Membolos atau tidak hadir tanpa keterangan bagi seorang siswa merupakan indikasi banyak persoalan.</p>
<p>Persoalan kenakalan remaja bisa berawal ketika mereka lepas dari pengawasan orang tua maupun sekolah pada waktu-waktu KBM.  Pada saat itulah, yang mungkin karena diawali dengan niat buruk membolos maka mudah saja mereka terpengaruh dengan hal-hal negatif merokok, tawuran, persebaran pornografi  dsb.  Dan seperti kekhawatiran saya sebelumnya, ternyata beberapa orang tua mereka sama sekali tidak tahu bila putra mereka ternyata membolos.   Beliau-beliau hanya tahu anak mereka ijin berangkat sekolah.  Hal tersebut indikasi kegagalan komunikasi saya-selaku pihak sekolah-dan orangtua siswa. Untuk hal ini tidak berarti saya mengedepankan prasangka buruk pada anak didiku, tapi tindakan prefentif sangat diperlukan untuk mencegah bahaya yang lebih besar.  Untuk evaluasiku, kedepan diperlukan perhatian khusus terkait pembagian waktu antara proses KBM dan pendekatan personal terhadap masing-masing individu siswa perwalian.</p>
<p>Catatan kedua, administrasi pembelajaran tidak tertata dengan baik.  Maka pada saat hasil proses belajar selama satu  semester harus dirangkum dalam seminggu terakhir sebelum penerimaan rapot, saya mengalami banyak kesulitan.  Kesulitan yang disebabkan persiapan awal semester yang buruk.  Instrumen-instrumen penilaian tidak tertata dengan baik. Maka semua terlihat tidak rapi yang menyebabkan saya harus menata ulang rekapitulasi hasil belajar mereka.  Semua sudah bisa diatasi, tapi waktu menjadi kurang efisien dan efektif karena harus mengulangi pekerjaan yang idealnya tidak dilakukan pada saat-saat akhir.  Dan sebagai salah satu konsekuensinya adalah bahwa  saat memulai tulisan ini saya telah tidak tidur lebih dari 24 jam, karena harus menyelesaikan semua laporan hasil belajar siswa.  Alhamdullillah sudah berlalu.</p>
<p>Catatan ketiga, saya harus memperbaiki kompetensi dalam Bahasa Inggris tentu saja.  Sebagai guru bahasa Inggris sudah keharusan untuk terus memperbaiki kemampuan  saya, baik materi maupun metode pengajarannya. Saya masih harus belajar banyak.</p>
<p>Catatan keempat, pembagian hasil evaluasi belajar siswa merupakan kesempatan  emas untuk bertatap muka dan berkomunikasi mengenai perkembangan belajar anak didik.  Sebaiknya kesempatan ini harus dipersiapkan dengan baik.  Materi apa saja yang akan disampaikan benar-benar perlu disusun dengan baik sehingga setiap waktu yang ada akan bermanfaat secara maksimal.  Dan pada hari ini saya kurang puas dengan apa yang telah saya lakukan ketika secara langsung bertatap muka dengan orang tua siswa.  Banyak kendala eksternal yang dihadapi dan menghambat persiapan.  Tapi pada dasarnya semua itu bisa diminimalisir apabila tidak berkutat pada penggulangan kegiatan yang seharusnya dilakukan pada awal semester.</p>
<p>Tentu saja masih banyak hal yang masih harus dievaluasi.  Saya anggap saya telah gagal untuk maksimal. Tapi saya harus tetap melihatnya sebagai sebuah investasi.  Ketika kegagalan-kegagalan tersebut dikenali dan dievaluasi kita memiliki modal untuk lebih baik dimasa mendatang.</p>
<p>==============================</p>
<p>&#8220;Kenali kegagalan dan anggap itu sebagai investasi untuk lebih baik &#8221; saran untuk diri saya pribadi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=257&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/20/kegagalan-adalah-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan perjalanan mendaki gunung tujuh puncak</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/12/catatan-perjalanan-mendaki-gunung-tujuh-puncak/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/12/catatan-perjalanan-mendaki-gunung-tujuh-puncak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 13:02:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Petualangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Kabut yang menyelimuti bukit Telomoyo semakin jelas terlihat dari halaman rumah pak Mandar ketika matahari mulai terbit. Suhu udara yang dingin tak menyurutkan antusias beberapa anggota Pasma SMAN 1 Slawi menikmati pemandangan alam sekitar di lereng Merbabu.  Matahari mulai beranjak terbit yang diiringi dengan mulai hangat suhu dilereng Merbabu.  Sehari sebelumnya mereka masih ada di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=263&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kabut yang menyelimuti bukit Telomoyo semakin jelas terlihat dari halaman rumah pak Mandar ketika matahari mulai terbit.</p>
<p>Suhu udara yang dingin tak menyurutkan antusias beberapa anggota Pasma SMAN 1 Slawi menikmati pemandangan alam sekitar di lereng Merbabu.  Matahari mulai beranjak terbit yang diiringi dengan mulai hangat suhu dilereng Merbabu.  Sehari sebelumnya mereka masih ada di Slawi namun malam ini tim pendaki Pasma menginap di rumah pak Mandar atas rekomendasi mas Gepeng (anggota Pasma angkatan Tapak Purnama) di desa Batur kecamatan Getasan kabupaten Semarang.  Dari desa ini jalur pendakian Merbabu Thekelan berawal.  Jalur ini pun dikenal sebagai jalur pendakian Kopeng.</p>
<p><strong><span id="more-263"></span>Mendaki Merbabu</strong></p>
<p>Tahun ini Pasma melaksanakan Pendakian Wajib Anggota di gunung Merbabu.  Pengalihan pendakian ini dilakukan setelah beberapa waktu lalu gunung Slamet mengalami aktifitas vulkaniknya yang ditandai dengan keluarnya lava pijar.  Meskipun menurut informasi jalur pendakian Slamet telah dibuka, namun  kami tetap memilih alternatif pendakian Merbabu untuk mengantisipasi kondisi alam yang sulit diprediksi.  Gunung Merbabu berketinggian 3171 mdpl, yang merupakan salah satu dari enam gunung di Jawa Tengah yang berketinggian lebih dari 3000 mdpl.  Merbabu dapat dicapai melalui jalur Magelang dan Salatiga menuju Kopeng.</p>
<p>Pada saat pemberangkatan dari SMAN 1 Slawi, tim Pasma mengalami beberapa kendala teknis salah satunya adalah terlambatnya jadwal keberangkatan kereta api Kaligung tujuan Semarang hingga lebih dari empat jam.  Keterlambatan inipun mempegaruhi rencana perjalanan yang sebelumnya telah direncanakan.</p>
<p>Dari Semarang tim Pasma menggunakan bis untuk menuju ke perempatan Pasar Sapi, Salatiga dan dilanjutkan menuju desa Batur menggunakan kendaraan angkut bak terbuka.  Tim Pasma tiba di rumah pak Mandar hampir tengah malam pada hari Rabu, 8 Juli 2008.  Sebelum istirahat malam tim Pasma melakukan <em>briefing</em> untuk merencanakan pendakian pada esok harinya.</p>
<p>Keesokan harinya setelah seluruh persiapan dirasa cukup tim Pasma mulai melaksanakan kegiatan dengan didampingi beberapa pedamping.  Pendamping diantaranya mas Nurcholis “Tua”  (Mapala UPN Veteran Yogyakarta),  mas Kutel, mas Eko “Kodok” (Komppas), mas Suwung (Mapalam STIE Dharmaputra Semarang) serta mas Vani “Kingkong”, mas Anggit, mba Atun dan mas Aziz dari alumnus Pasma.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="1-pagi-hari-dilereng-Merbab" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/1-pagi-hari-dilereng-merbab.jpg?w=467&#038;h=351&#038;h=351" alt="1-pagi-hari-dilereng-Merbab" width="467" height="351" /></p>
<p style="text-align:left;">Kami memulai perjalanan dengan menyusuri rumah dan kebun penduduk untuk menuju pos pendatan pendakian untuk lapor dan membayar restribusi.  Setiap pendaki dikenakan restribusi sebesar Rp 2000,- per orang di pos masuk jalur pendakian.  Perjalananpun kami lanjutkan.  Pemandangan yang pertama kami lalui adalah kebun penduduk yang ditanami tembakau dan beberapa jenis sayuran.  Sebagian besar penduduk di lereng Merbabu ini bermata pencaharian sebagai petani.  Aroma kompos<em> </em>dari kotoran sapi mengiringi awal pendakian kami.  Warga disini menggunakannya sebagai penyubur tanaman.   Pola pertanian yang sama seperti yang biasa kita temui di daerah Bumijawa maupun Bojong di kabupaten Tegal.</p>
<p>Beberapa langkah mengakhiri perjalanan di area kebun penduduk. Beberapa anggota tim istirahat sembari menikmati panorama alam dari ketinggian yang berlahan-lahan mulai kami capai.  Bukit Telomoyo dan gunung Ungaran dikejauhan semakin jelas kami lihat.  Rasa penat pun seolah terlunasi dengan panorama indah tersebut.  Dan kami yakin, kami  akan dapat kami melihat hal yang lebih luar bisa lagi selama pendakian ini meskipun kami tahu bahwa ini hanya sebagian kecil dari tanda kebesaran Sang Pencipta.</p>
<p><strong>Mencapai Puncak II Watu Tulis</strong></p>
<p>Beberapa pendaki dari Jakarta menyapa kami yang mulai terengah-engah menapaki lereng Merbabu, mereka telah memulai kegiatan pendakian beberapa hari sebelum kami.  Minggu ini adalah minggu terakhir libur panjang sekolah, dan banyak dimanfaatkan oleh pelajar untuk berbagai aktivitas termasuk Sispala atau siswa pecinta alam dari Jakarta ini yang baru saja kami temui.</p>
<p>Setelah lebih dari satu jam perjalanan tibalah kami di Camp Pending yang tidak lain adalah pos pertama di jalur pendakian Merbabu ini.  Di pos inilah para pendaki mulai mengisi penuh perbekalan airnya di penampung saluran air milik warga setempat.</p>
<p>Pendakian kami lanjutkan menuju Camp 2 Pereng Putih.  Karakter vegetasi di lereng Merbabu sangat berbeda dengan yang biasa ditemui di gunung Slamet.  Lereng  gunung lebih banyak didominasi perdu dan beberapa pohon yang sengaja ditanam untuk penghijauan yang masih berumur muda.  Hal berbeda yang dapat kita temui di lereng gunung Slamet yang merupakan hutan hujan tropis setelah ketinggian lebih dari 1500 mdpl (meter diatas permukaan laut).  Dari hasil pengamatan, beberapa tanaman seperti Pinus, jenis paku-pakuan, lamtoro dapat kita lihat disepanjang jalur pendakian.</p>
<p>Tim Pasma beristirahat di Pereng Putih yang ditandai dengan adanya gubug singgah yang terbuat dari seng.  Namun beberapa anggota lain telah melanjutkan perjalanan.  Tim memang telah dibagi menjadi tim <em>Leader</em> yang berjalan didepan dan tim <em>Sweeper</em> atau penyapu yang ada di belakang.</p>
<p>Jalur pendakian setelah Pereng Putih berjalan melalui jalan setapak tepat disamping tebing setinggi puluhan meter dan juga jurang disisi lainnya.  Ditengah perjalanan tim Pasma sempat berhenti dan mengamati kawanan kera liar yang ternyata cukup banyak di gunung Merbabu.</p>
<p>Sekitar pukul satu siang seluruh tim pendaki telah mencapai Camp 3 Gumuk Mentul yang selanjutnya kami manfaatkan untuk shalat, istirahat dan makan siang.  Perjalananpun kami lanjutkan.  Menurut perkiraan, kami akan mencapai pos Pemancar sebagai tempat kami beristirahat malam ini pada saat maghrib.</p>
<p>Memasuki pukul 5 sore tim sweeper atau rombongan terahir mencapai “sabana” gunung Merbabu yang sebelum memasuki kawasan ini, peserta beristirahat terlebih dahulu  di Camp 4 Lempong Sapan.  Dikawasan setelah Lempong Sampan ini vegetasi didominasi rumput, sehingga pendaki dapat lebih leluasa memandang hamparan pulau jawa dari sudut pandang Merbabu.  Disisi barat dapat jelas terlihat rangkaian gunung Sindoro, gunung Sumbing dan dataran tinggi Dieng.  Dan sisi utara dapat terlihat puncak Telomoyo dan Ungaran.  Semua tanah tinggi yang terlihat tersebut seolah beralaskan gumpalan awan Cumulus (Cu) yang lebih terlihat seperli hamparan tumpukan kapas bila dilihat dari ketinggian lebih dari 2500 mdpl atau tempat kami berpijak saat ini.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="sindoro-sumbing Terlihat dari Merbabu" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/dsc01019.jpg?w=468&#038;h=351&#038;h=351" alt="sindoro-sumbing Terlihat dari Merbabu" width="468" height="351" /></p>
<p style="text-align:left;">Sang surya mulai beranjak menenggelamkan diri di horizon barat.  Cakrawalapun mulai dihiasi dengan bias merah yang sungguh sangat indah.  Berlahan cahaya kota Salatiga, Solo, Ambararawa dan beberapa daerah dilereng Merbabu mulai terlihat setelah hamparan Cumulus berangsur tersingkap dan berganti dengan kabut tipis yang terlihat membalut lembut puncak Telomoyo, Ungaran, Sindoro, Sumbing dan dataran Tinggi Dieng.</p>
<p>Suhu mulai turun drastis ketiga matahari sudah tidak terlihat lagi.  Angin dingin mulai menderu kencang seiring perubahan tekanan udara yang disebabkan perubahan suhu di kawasan puncak Merbabu.  Tim <em>leader</em> telah mencapai Puncak II Watu Tulis atau pos Pemancar ketika beberapa tim <em>sweeper</em> tengah berjuang menapaki terjalnya punggungan ditengah suhu yang semakin lama semakin turun.  Watu Gubug atau batu besar yang berbentuk seperti gubug dan terdapat gua kecil ditengahnya telah jauh dilewati.  Ini berarti Pemancar tinggal beberapa menit perjalanan.  Watu Gubug, berdasarkan informasi masyarakat setempat merupakan puncak pertama gunung Merbabu.</p>
<p>Watu Tulis atau Pemancar tidak dipakai untuk bermalam pendaki lain.  Sehingga sebagin dari tim pendaki Pasma dapat bermalam di bangunan beton yang ada diketinggian sekitar 2900 mdpl tersebut, dan sebagian anggota tim mendirikan tenda dome tepat dibawah menara pemancar.  Dinding kokoh “berhiaskan” karya Vandalis dari berbagai pelosok daerah tersebut sangat bermanfaat untuk menahan hembusan angin dingin pada malam hari.   Tempat yang cukup nyaman untuk shalat, makan malam, meminum kopi atau susu hangat maupun sekedar menikmati gemerlap lampu kota yang terlihat sangat indah dari ketinggian 2900mdpl. Malam ini kami tidur dibawah cahaya bulan purnama dan gemerlap bintang yang kini tampak lebih terang daripada lampu listrik.</p>
<p><strong>Mendaki Triangulasi gunung Merbabu</strong></p>
<p style="text-align:left;">Beberapa menit setelah fajar <em>shidiq</em> hilang dan cahaya matahari mulai menerangi punggungan di gunung Merbabu, seluruh anggota tim telah disibukkan dengan berbagai aktifitas.  Kami tidak ingin terlalu siang untuk memulai pendakian ke puncak.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="menuju-puncak" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/7-menuju-puncak.jpg?w=467&#038;h=351&#038;h=351" alt="menuju-puncak" width="467" height="351" /></p>
<p>Suhu sudah cukup hangat ketiga beberapa Anggota Aktif Pasma tengah melakukan <em>warming-up</em> sebagai persiapan akhir memulai pendakian ke puncak.</p>
<p>Perjalanan kepuncak dimulai dengan melewati Jembatan Setan, jalan setapak yang merupakan puncak punggungan yang berkelok-elok seperti yang kita lihat di Tembok Besar Cina. Jalan tersebut melewati suatu area yang mengeluarkan aroma pekat belerang.</p>
<p>Di tengah perjalanan beberapa kawanan kera menarik perhatian kami.  Disepanjang jalurpun dapat dengan mudah ditemui buah Beri hutan yang pada akhir para kera penghuni Merbabu harus rela berbagi Beri hutan dengan kami. Beberapa saat kemudian tibalah kami semua di puncak ke 4 atau Puncak Syarif gunung Merbabu.  Ada satu kejadian menarik ketika ada sebuah pesawat terbang TNI   dari Jogja terbang melintasi celah antara gunung Merapi dan Merbabu. Pesawat terbang baling tunggal di moncongnya tersebut terbang cukup dekat dengan tim Pendaki Pasma yang sedang berfoto ria disalah satu puncak.  Melihat gelagat kami yang terlihat sangat senang melihatnya, sang pilotpun melakukan manuver dan berbalik hingga akhirnya pesawat tersebut terbang rendah tepat diatas kami seperti salah satu adegan pesawat terbang rendah dalam film Conair.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="foto di puncak Syarif dengan latar belakang gunung Merapi" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/4-foto-bareng-2.jpg?w=468&#038;h=308&#038;h=308" alt="foto di puncak Syarif dengan latar belakang gunung Merapi" width="468" height="308" /></p>
<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter" title="Foto bareng Pasma+Pendamping" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/img_1498.jpg?w=467&#038;h=351&#038;h=351" alt="Foto bareng Pasma+Pendamping " width="467" height="351" /><br />
Setelah beberapa lama, tim Pasmapun melanjutkan pendakian ke puncak tertinggi gunung Merbabu.  Kali ini perjalanan lebih terasa berat karena jalur semakin curam dan harus dilalui dengan sedikit merayap didinding tebingnya.  Bebera puncak dapat dilalui diantaranya puncak Ondorante, Kentheng Songo dan puncak tertinggi atau puncak ke 7 gunung Merbabu yaitu puncak Triangulasi.</p>
<p style="text-align:left;">Upacara penyematan syal pendakianpun digelar sebagai tanda bahwa anggota muda Pasma angkatan Pasundan telah resmi menjadi anggota Pasma.  Catur, Zaki, Okta, Almas, Lili, Icha, Fina,  Nining selanjutnya akan menjadi Pengurus Harian Pasma SMAN 1 Slawi untuk periode selanjutnya.  Pengurus harian saat ini yaitu Pasma angkatan Suralintang yang diwakili Yudha dan Anto yang ikut mendampingi selama pendakian ini.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="upacara penyematan syal pendakian" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/11-upacara.jpg?w=467&#038;h=351&#038;h=351" alt="upacara penyematan syal pendakian" width="467" height="351" /></p>
<p>Beberapa saat kemudian seluruh tim mengakhiri pendakian untuk turun menuju pos pemancar, tempat peralatan dan bekal kami tinggalkan.  Siang itu juga kami turun pulang dan seluruh tim tiba di rumah pak Mandar pada malam hari.  Tidak memungkinkan bagi tim Pasma untuk langsung pulang ke Slawi sehingga kami memutuskan untuk menginap semalam di Semarang (mas Gepeng) untuk selanjutnya menuju Slawi pada keesokan harinya menggunakan kereta Kaligung.</p>
<p>Kami sangat bersyukur meskipun beberapa kendala merubah rencana awal namun secara umum seluruh kegiatan ini dapat berjalan baik.  Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat.  Karena Kita Hanya Punya Satu Bumi…</p>
<p>===========</p>
<p>di posting ulang dari tulisanku terdahulu di <a href="http://pasmajaya.wordpress.com/2009/07/17/catatan-perjalanan-mendaki-gunung-tujuh-puncak/">http://pasmajaya.wordpress.com/2009/07/17/catatan-perjalanan-mendaki-gunung-tujuh-puncak/</a> soalna lagi keasikan blogging &#8216;n blogwalking lagi..he..he..he..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/263/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=263&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/12/catatan-perjalanan-mendaki-gunung-tujuh-puncak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/1-pagi-hari-dilereng-merbab.jpg?w=467&#38;h=351" medium="image">
			<media:title type="html">1-pagi-hari-dilereng-Merbab</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/dsc01019.jpg?w=468&#38;h=351" medium="image">
			<media:title type="html">sindoro-sumbing Terlihat dari Merbabu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/7-menuju-puncak.jpg?w=467&#38;h=351" medium="image">
			<media:title type="html">menuju-puncak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/4-foto-bareng-2.jpg?w=468&#38;h=308" medium="image">
			<media:title type="html">foto di puncak Syarif dengan latar belakang gunung Merapi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/img_1498.jpg?w=467&#38;h=351" medium="image">
			<media:title type="html">Foto bareng Pasma+Pendamping</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/11-upacara.jpg?w=467&#38;h=351" medium="image">
			<media:title type="html">upacara penyematan syal pendakian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hujan tak kunjung reda</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/12/hujan-tak-kunjung-reda/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/12/hujan-tak-kunjung-reda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 02:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Hujan tak kunjung reda meskipun telah berjam-jam kota itu basah oleh curahan berkah dari langit. Hujan tak kunjung reda ketika seseorang melintasi keramaian dengan langkah cepat dan terlihat mencoba menghindar dari sesuatu. Hujan tak kunjung reda ketika senyum tergores dibibirnya meskipun tak seorangpun tahu bahwa dia sedang tenggelam dalam kesedihan. Kesedihan manusiawi yang diapun tahu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=250&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anggitbudiluhur.files.wordpress.com/2010/12/berjalan-dalam-hujan.jpg"><img class="size-full wp-image-259 alignleft" title="berjalan dalam hujan" src="http://anggitbudiluhur.files.wordpress.com/2010/12/berjalan-dalam-hujan.jpg?w=570" alt=""   /></a>Hujan tak kunjung reda meskipun telah berjam-jam kota itu basah oleh curahan berkah dari langit.</p>
<p>Hujan tak kunjung reda ketika seseorang melintasi keramaian dengan langkah cepat dan terlihat mencoba menghindar dari sesuatu.</p>
<p>Hujan tak kunjung reda ketika senyum tergores dibibirnya meskipun tak seorangpun tahu bahwa dia sedang tenggelam dalam kesedihan.  Kesedihan manusiawi yang diapun tahu hanya bersifat sementara.  Tapi alam bawah sadarnya tak kunjung menggugah daya nalar itu.<span id="more-250"></span></p>
<p>Hujan tak kunjung reda ketika dia harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sejatinya dia mulai goyah dengan ketidakpastian jawabannya.</p>
<p>Hujan tak kunjung reda ketiga dia merasa bahwa pada dasarnya ia telah menemukan sesuatu yang ia cari.  Sesuatu yang akan melengkapi hidupnya. Sesuatu yang akan dia sadar dengan konsekuensi nya.</p>
<p>Hujan tak kunjung reda ketika dia mulai bergulat mengembalikan akal sehatnya.</p>
<p>Hujan tak kunjung reda ketika dia mulai kembali tersadar bahwa ia hanya menjalankan skenario kehidupan.</p>
<p>Hujan tak kunjung reda ketika mulai tergores senyum diwajahnya dan ia mulai tersadar bahwa hidup ini terlalu indah bila hanya diisi dengan ratapan.</p>
<p>Hujan tak kunjung reda ketika dia semakin yakin semua ini akan berakhir bahagia saat ia menyadari bahwa apapun yang terjadi adalah yang terbaik untuk semua&#8230;..</p>
<p><!--more-->===========</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;..dariku untuk sahabat baruku.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=250&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/12/hujan-tak-kunjung-reda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggitbudiluhur.files.wordpress.com/2010/12/berjalan-dalam-hujan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">berjalan dalam hujan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alhamdulillah</title>
		<link>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/06/251/</link>
		<comments>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/06/251/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2010 22:58:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggitbudiluhur.wordpress.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Bersujud kepada Allah Bersyukur sepanjang waktu Setiap napasmu seluruh hidupmu Semoga diberkahi Allah Bersabar taat pada Allah Menjaga keikhlasan-Nya Semoga dirimu semoga langkahmu Diiringi oleh rahmat-Nya Setiap napasmu seluruh hidupmu Semoga diberkahi Allah Alhamdulillah wasyukurillah Bersyukur pada Mu ya Allah Kau jadikan kami saudara Indah dalam kebersamaan Hilanglah sebuah perbedaan by Opick<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=251&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bersujud kepada Allah<br />
Bersyukur sepanjang waktu<br />
Setiap napasmu seluruh hidupmu<br />
Semoga diberkahi Allah</p>
<p>Bersabar taat pada Allah<br />
Menjaga keikhlasan-Nya<br />
Semoga dirimu semoga langkahmu<br />
Diiringi oleh rahmat-Nya</p>
<p>Setiap napasmu seluruh hidupmu<br />
Semoga diberkahi Allah</p>
<p>Alhamdulillah wasyukurillah<br />
Bersyukur pada Mu ya Allah<br />
Kau jadikan kami saudara<br />
Indah dalam kebersamaan<br />
Hilanglah sebuah perbedaan</p>
<p>by Opick</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggitbudiluhur.wordpress.com/251/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggitbudiluhur.wordpress.com&amp;blog=6463603&amp;post=251&amp;subd=anggitbudiluhur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggitbudiluhur.wordpress.com/2010/12/06/251/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ada5e7ab354861cb503f1c7c681b519?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggitbudiluhur</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
